ruwat banyu panguripan FWG 2017

admin desa Pulosari/ November 20, 2017/ Berita/ 0 comments

pada acara festival wong gunung 2017 banyak sekali rangkaian acara yang di sajikan mulai dari kesenian sampai kebudayaan yang sangat kental dengan aura kemistisannya, salah satu icon dari festival wong gunung 2017 adalah Ruwat Banyu Panguripan yang di laksanakan pada tanggal 20 November 2017 sekaligus menjadi pembukaan Festival Wong Gunung 2017, Festival Wong Gunung 2017 memang menjadi tahun kedua setelah pada tahun 2016 Festival Wong Gunung pertama di gelar di Pulosari dengan tema ” menuju kecamatan wiata ” dan memang terbukti pada tahun 2017 ini 12 desa di pulosari telah mempunyai objek wisata.

Ruwat Ageng Banyu Panguripan adalah sebuah ritual dimana Banyu Panguripan yang telah diambil oleh tim 7 di 7 sumber mata air yang ada di Gunung slamet dan disatukan menjadi satu oleh camat pulosari yang didampingi oleh mbah sadum juru kunci Gunung Slamet, Pada acara Ruwat tersebut area di kelilingi oleh 99 obor yang dinyalakan pada saat adzan magrib yang dihitung sesuai dengan jumlah asmaul Husna, penyeerahan Banyu Panguripan oleh tim 7 di iringi juga oleh penari pembuka festival wong gunung 2017,  Ruwat dalam hal ini adalah sebuah acara untuk memanjatkan Do’a kepada ilahi dengan perantara Air tersebut dengan tujuan memohon kelimpahan air di 12 desa tanpa terkecuali, setelah di ruwat banyu panguripan di semayamkan semalaman di Jurangmangu sebelum besoknya di bawa oleh 12 putri dalam acara Kirab Ageng Banyu Panguripan menuju tempat Pinasrahan Banyu Panguripan di Lapangan Pulosari.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*