SEJARAH DESA

  • Desa Pulosari merupakan desa penyangga ibu kota Kecamatan, karena terletak di ibu kota Kecamatan Pulosari juga,diharapkan bisa sebagai contoh dari 11 desa yang ada di Kecamatan Pulosari
  • Pada dekade ’60an hingga ’80an, desa Pulosari adalah desa salah satu yang dikenal di wilayah Kecamatan Pulosari yang begitu susahnya mendapatkan konsumsi Air Minum atau Air Bersih di sat musim kemarau tiba, sebagai andalan waktu itu  warga menjadikan Air hujan sebagai satu-satunya sumber air untuk kebutuhantermasuk sebagai air minum. Penampungan Air hujan (PAH) memang menjadi idola waktu itu.
  • Luas wilayah administratif-nya yang begitu luas kecamatan Pulosari banding dengan 11 desa yang ada, sehingga untuk mewujudkan kemajuan begitu sulit dan susahnya. Karena jelas infrastruktur yang dimiliki juga begitu banyak volumenya baik jalan-jalan desa, jembatan-jembatan desa, drainase dan sarana yang lain tentunya.
  • Desaa Pulosari juga 1 dari 2 desa yang memiliki pasar desa di kecamatan Pulosari setelah Desa Karangsari. Itulah aset desa satu-satunya yang di milik bisa sebagai pendongkrak PADes, sehingga potensi yang ada mestinya bisa ditingkatkan dengan pengelolaan yang maksimal pula. Deri perekonomian masyarakat sekitar juga bisa sebagai pedagang-pedagang di pasar itu. Hanya sayangnya pola pasar Desa Pulosari menggunakan seminggu 2 kali pasar tumpahnya, pda hari- hari biasa sebatas kios-kios saja yang buka.
  • Penduduk atau masyarakat desa Pulosari selain yang tinggal di desa sebagai petani,pedagang,industri-industri kecil juga sebagai urbanisasi musiman ke ibu kota Jakarta, dan kebanyakan sebagai buruh bangunan.
  • Pada kegiatan je organisasian masyarakat baik para ibu-ibu adatu bapak-bapaknya sudah membentuk jamiyah-jamiyah juga majelis taklim, sebagai kegiatan ritun mingguan. Ini merupakan potensi sebagai media penyampaian informasi yang terarah.
  • Disektor pendidikan juga kelembagaan desa Pulsoari sudah memiliki Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ). Yang juga ada pra PAUD adalah kelompok PAUD. Antusiasme warga juga sebagai pemisu pendidikan sebelum memasuki usia masuk SD. Selain itu Madrasah-madrasah (non formal) juga bermunculan demikian dengan TPQ juga hampir tiap dukuh sudah ada lebih dari 1 kelompok.
  •  Pada bidang keorganisasian desa Pulosari memiliki beberapa kelompok organisasi baik organisasi keagamaan,sosial dan beberapa kelompok yang lain. Juga organisasi kepemudaan yang diwadahi dalam organisasinya Karang Taruna Indonesia, kesemuianya adalah aset desa yang semestinya selalu tetap di perdayakan dengan baik. Karena ini merupakan akan turut serta mengisi pembangunan di desa tentunya secara menyeluruh, komponen desa yang lain juga sangat penting untuk kita perdayakan karena disitu akan membangun manusia seutuhnya.
  • Pada tahun 1930-1940 Kepala Desa dijabat oleh JABAR, pada tahun 1940-1944 Kepala Desa dijabat oleh BAGONG, pada tahun 1944-1948 Kepala Desa oleh DIPADIWIRYA, pada tahun 1948-1951 Kepala Desa dijabat oleh REKSO DIKRAMA yang asministrasinya mengikuti Desa Pulsoari, pada tahun 1964 diadakan pemilihan Kepala Desa dan yang di percaya untuk menjabat sabagai Kepala Desa adalah SANRONI sampai dengan tahun 1970, yang selanjutnya dijabat oleh EDI TERSONO (1970-1994), pada tahun 1994 dijabat oleh PJ Kepala Desa adalah SUGENG AR sampai dengan tahun 1995, yang selanjutnya dijabat oleh RADI SUHARJO (1995-2003), pada tahun 2003-2013 dijabat oleh SUTARNO, pada tahun juni 2013-September 2013 dijabat oleh PJ Kepala Desa WATNO SAPUTRO dan dari September 2013 sampai sekarang Kepala Desa di jabat oleh TEGUH SETTOWIDODO masa jabatan 2013-2019.
  • Kemudian Desa Pulosari terus berkembang dengan Kepala Desa:
  • Tahun (1962-1994) EDI TARSONO dan SOENAHO sebagai Sekdes.
  • Tahun (1994-1995) SUGENG AR (Pj,Kepala Desa) dan Kadis Sukarjo sebagai sekdes
  • Tahun (1995-2003) RADI RAHARJO dan KADIS SUKARJO senagai sekdes
  • Tahun (2003-2013) SUTARNO dan KADIS SUKARJO sebagai sekdes
  • Tahun (2009-2013) SUTARNO dan TITIN RETNO MARGININGSIH sebagai Plt.sekdes
  • Tahun (Mei 2013-September 2013) WATNO SAPUTRO (Pj Kepala Desa) dan TITIN RETNO MARGININGSIH sebagai Plt. sekdes
  • Tahun (2013-sekarang) TEGUH SETIYOWIDODO sebagai Kepala Desa terpilih dan BEJO SUJARWONO sebagai sekdes